Tata Kelola Kecerdasan Artifisial: Memetakan Inisiatif Berbagai Negara dan Organisasi Internasional
Hasil studi Access Partnership dan ELSAM (2023) menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan artifisial (AI) generatif akan mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga USD 243,5 miliar di seluruh sektor ekonomi di Indonesia, atau setara dengan 18% dari PDB di tahun 2022. Terdapat juga potensi yang signifikan untuk memanfaatkan teknologi AI generatif di berbagai aktivitas tenaga kerja, termasuk yang dilakukan oleh pekerja di sektor pertanian, grosir dan eceran. Sektor ini menjadi bagian terbesar dari aktivitas kerja yang berpotensi ditransformasikan oleh AI generatif. Data tersebut menunjukan besarnya potensi dan peluang dari pengembangan dan pemanfaatan teknologi AI di Indonesia, sekaligus juga tantangan dan risiko yang mungkin diakibatkan. Misalnya yang paling dekat adalah risiko pasar tenaga kerja yang dalam beberapa sektor diproyeksikan akan digantikan oleh teknologi ini, apabila tidak segera dilakukan berbagai upaya peningkatan kapasitas dan keterampilan para pekerjanya.