HAM Sebagai Parameter Pembangunan
HAM Sebagai Parameter Pembangunan

HAM Sebagai Parameter Pembangunan

Senin, 10 Feb 1997

Judul: HAM Sebagai Parameter Pembangunan

Pengarang: Meuthia G. Rochman, dkk

Cetakan pertama, Februari 1997

Desain Cover: Buldanul Khuri

Gambar Cover: S Teddy D

Penerbit: Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM)

ISBN: 979-8981-03-x

Buku ini diangkat dari hasil studi mengenai Dampak Kebijakan Pembangunan pada Hak Asasi Manusia yang disiapkan oleh Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) pada tahun 1995. Studi ini merupakan salah satu hasil dari program Kajian-kajian Dampak Kebijakan pada Hak Asasi Manusia (Human Rights Impact Studies), yang coba dikembangkan ELSAM. Selain telah menghasilkan studi ini, dalam kerangka program kajian dampak kebijakan pada hak asasi manusia, sudah dipublikasikan pula studi mengenai Dampak Hak Asasi Manusia pada Proyek-proyek Pinjaman Bank Dunia di Indonesia: Kasus Proyek Kedung Ombo dan Keluarga Berencana, yang terbit dengan judul: Atas Nama pembangunan: Bank Dunia dan Hak Asasi Manusia di Indonesia, terbit tahun 1995.

Apa yang ingin diket~ngahkan dalam buku ini adalah mencoba mengintroduksir suatu pendekatan positif terhadap hak asasi manusia, yaitu dengan membahas kemungkinan pengintergrasian konsep hak asasi manusia ke dalam ·proses pembangunan. Sehirigga pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia yang mungkin terjadi dalam proses pembangunan dapat direduksi sejak awal dengan mengkalkulasi kemungkinan tersebut secara sistematis melalui instrumen yang kita sebut human rights impact assessment. Tujuannya adalah untuk memudahkan penilaian sejauhmana suatu kebijakan atau program pembangunan menjamin atau memenuhi hak asasi manusia, baik hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial maupun budaya secara saling terkait dan tak-terpisahkan (interdependence and indivisibility). Boleh dikatakan konsep ini mirip dengan Amdal di bidang lingkungan yang sudah dikenal. Untuk membaca buku ini, silakan klik unduh

A R T I K E L T E R K A I T

Selasa, 22 Mar 2022
Perlindungan hak asasi manusia (HAM) diawali dengan kesadaran penghargaan terhadap harkat dan martabat baik terhadap diri sendiri maupun...
Senin, 13 Feb 2017
eredaran data dalam format digital yang tidak lagi mengenal batas ruang dan teritorial menjadikan semakin mudahnya data‐data pribadi seseorang terpapar atau dipindahtangankan secara semena‐mena, tanpa kontrol dari pemilik data
+