Masyarakat Sipil Indonesia Kirim Delegasi ke Pertemuan Mahkamah Pidana Internasional di New York

Siaran Pers
Koalisi Masyarakat Sipil Indonesia Untuk Mahkamah Pidana Internasional
Masyarakat Sipil Indonesia Kirim Delegasi ke Pertemuan Mahkamah Pidana Internasional di New York
Koalisi Masyarakat Sipil Indonesia untuk Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court, ICC) mengirimkan delegasinya dalam pertemuan tahunan Negara-negara Pihak (Assembly of States Parties, ASP) ICC yang berlangsung di New York, Amerika Serikat, 12-21 Desember 2011.
Pengiriman delegasi Koalisi Masyarakat Sipil ini dalam rangka mendapatkan dukungan masyarakat internasional untuk mendesak pemerintah Indonesia segera mengesahkan Statuta ICC menjadi bagian dari hukum nasional Indonesia. Koalisi Masyarakat Sipil akan menyampaikan intervensi ke Delegasi Uni Eropa di ASP.
Sejumlah tema akan dibahas dalam ASP, diantaranya soal korban dan dana abadi untuk korban, mekanisme pengawasan indenpenden dan komplementaritas. Agenda Khusus dalam ASP tahun ini adalah pemilihan Penuntut Umum baru ICC, menggantikan Luis Moreno Ocampo, dan beberapa anggota majelis hakim Mahkamah Pidana Internasional.
Statuta ICC disahkan dalam pertemuan diplomatik di Roma, Italia, tahun 1998. Anggota ICC saat ini berjumlah 120 Negara, dan Asia menjadi kawasan yang paling sedikit negara anggotanya. Adapun negara ASEAN yang sudah menjadi Anggota baru Cambodia dan Philipina.
“Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar di ASEAN sudah saatnya bergabung dalam sebuah koalisi dunia untuk memutus rantai impunitas baik secara internasional maupun nasional dengan segera meratifikasi Statuta Roma“ demikian dinyatakan pimpinan delegasi masyarakat sipil Indonesia, Bhatara Ibnu Reza, di Jakarta (8/12/2011) di sela-sela persiapan keberangkatan. “Dalam Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia 2011-2014 Statuta ICC dijadwalkan untuk diratifikasi pada tahun 2013,” lanjutnya.
ASP-ICC merupakan event pertemuan tahunan yang dihadiri oleh seluruh perwakilan Negara-Negara Anggota Mahkamah Pidana Internasional, negara-negara anggota PBB, serta Organisasi Non Pemerintah. Penyelenggaraan ASP-ICC tahun ini berdekatan dengan perayaan Hari Hak Asasi Manusia Internasional Sedunia yang jatuh setiap 10 Desember.
Jakarta, 12 Desember 2011
Koalisi Masyarakat Sipil Indonesia untuk Mahkamah Pidana Internasional
Contact person:
Bhatara Ibnu Reza
0815 808 4527
Zainal Abidin
08128292015
-
Artikel Terkait:
- Diskusi Meja Bundar mengenai Mahkamah Pidana Internasional di DPR 14 Mei 2013 17 May 2013
- ICC’S 10TH Anniversary Commemoration in Asia 01 Apr 2013
- Progress Report : Indonesia Efforts to Ratify the 1998 Rome Statute of the International Criminal Court (November 2012) 19 Nov 2012
- NASKAH AKADEMIS Rancangan Undang-Undang Ratifikasi Statuta Roma tentang Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court) 12 Jul 2012
- Ensure Indonesia’s accession to the Rome Statute of the International Criminal Court (ICC) : a letter from Coalition 11 Jul 2012
|
Masyarakat Sipil Indonesia Kirim Delegasi ke Pertemuan Mahkamah Pidana Internasional di New York









