Jembatan Bacem: Cerita Penyintas Tragedi 1965

Film berjudul 'Jembatan Bacem’ yang diproduksi Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat, Elsam, bercerita dari sudut pandang para penyintas atau orang yang pernah selamat dari peristiwa penghilangan paksa serta pembataian periode itu.

Prospek Penuntasan Pelanggaran HAM yang Berat 1965-1966 Pasca Dikembalikannya Rekomendasi Komnas HAM oleh Kejaksaan Agung : Materi Diskusi Publik

Pelanggaran HAM Masa Lalu Harus Dituntaskan

"Penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu menjadi salah satu tolok ukur utama dari tegaknya prinsip negara hukum itu sendiri. Kita belum mampu memberikan akuntabilitas dan kepastian hukum atas kejahatan yang dilakukan negara di masa lalu," tegas Ifdhal Kasim.

SBY urged to settle cases of forced disappearance

On Thursday, the Institute for Policy Research and Advocacy (Elsam) launched a research report of patterns of forced disappearance nationwide from 1965 to the early 2000s. The research shows that more than 50,000 people disappeared during those years, and only a few of them were released alive.

Pemerintah Harus Selesaikan Kasus Penghilangan Paksa Secara Menyeluruh

Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) bersama jaringan masyarakat melakukan penelitian dan penelusuran berbagai kasus penghilangan paksa yang terjadi dalam kurun 1965-2001. Penelitian ini dilakukan selama delapan bulan di 12 provinsi, tempat terjadinya kasus penghilangan orang secara paksa.

Mendesak rekonsiliasi penyelesaian kasus penghilangan paksa

Dari peta sebaran kasus penghilangan paksa yang disusun Lembaga studi dan advokasi Masyarakat ELsam bersama sejumlah organisasi lainnya terdata sedikitnya ada 12 kasus penghilangan paksa yang terjadi disejumlah daerah di seluruh Indonesia. Mulai dari Aceh hingga ujung timur Indonesia Papua.

Ringkasan Eksekutif Hasil Penyelidikan Komnas HAM atas Peristiwa Penembakan Misterius 1982–1985

Peristiwa penembakan misterius yang terjadi pada 1982–1985 yang mengakibatkan terjadinya pembunuhan di luar proses hukum (extra judicial killing), penyiksaan, dan penghilangan orang secara paksa, dikategorikan sebagai bentuk-bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat.

Ringkasan Eksekutif Hasil Penyelidikan Komnas HAM atas Dugaan Pelanggaran HAM Berat pada Peristiwa 1965-1966

Baru-baru ini Komnas HAM telah menyelesaikan penyelidikan atas dugaan terjadinya pelanggaran HAM yang barat dalam peristiwa 1965-1966. Dalam kesimpulan penyelidikannya Komnas HAM menyatakan terdapat bukti permulaan yang cukup untuk menduga terjadinya kejahatan terhadap kemanusiaan sebagai salah satu bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang berat.

 First   <    1    2     >   Last 

Pelanggaran HAM Masa Lalu
Kebebasan Berekpresi
Reformasi Hukum dan Kebijakan
Bisnis & Hak Asasi Manusia
Anti Penyiksaan
Ratifikasi Statuta Roma

Intimidasi dan Kebebasan: Ragam, Corak dan Masalah Kebebasan Berekspresi di Lima Propinsi Periode 2011-2012

Selengkapnya
Membangun Perkebunan yang Berkeadilan, Berkelanjutan dan Demokratis Catatan atas Revisi Permentan Nomor: 26/Permentan/OT. 140/2/2007 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan

Selengkapnya
Menilai Peran dan Kinerja Lembaga HAM
ASASI EDISI MARET-APRIL 2013


Selengkapnya