|
|
|
|||||||||||||||||||||
|
|
|
|||||||||||||||||||||
|
|
![]() |
|
![]() |
|
||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||
|
|
Publikasi |
Hak Ekosob, Pasar dan Pemerintah: ASASI Edisi Maret-April 2008 Kelaparan memang tidak mudah dipotret sebagaimana halnya banjir, gempa atau gunung meletus. Kelaparan adalah fenomena dalam suatu waktu, bukan sebuah ledakan. Kapan muncul dan berakhirnya tidak bergaris batas. Luas sempitnya area kelaparan kabur. Itu sebabnya para pengambil keputusan seringkali masih berdebat apakah orang lapar atau tidak sekalipun berita tentang itu berulangkali muncul di media masa Kalangan masyarakat sipil Indonesia yang memonitor hak atas pangan, meyakini bahwa kekurangan gizi dan asupan masyarakat sangat terkait erat dengan kebijakan makro ekonomi pemerintah, setelah 1998, yang memilih memberlakukan liberalisasi perdagangan pangan pokok |
|
|||||||||||||||||||
|
|
|
|
||||||||||||||||||||
|
|
|
|||||||||||||||||||||
|
|
|
|
||||||||||||||||||||
|
|
ELSAM (Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat) Alamat: Jl. Siaga II No 31, Pejaten Barat - Jakarta 12510, INDONESIA. Tel: +62 21 7972662 atau 79192564, Fax: +62 21 79192519 E-mail: office@elsam.or.id - Website: www.elsam.or.id |
|
||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|